Pulse Width Modulation adalah pembangkit suatu nilai tegangan analog, dari suatu nilai digital. Pada Proyek Akhir saya, PWM diaplikasikan sebagai pengatur kecepatan motor DC. Konsepnya sangat sederhana. Data-data kecepatan didapat dari mikrokontroler. Mikro ini akan memberikan masukan berupa data digital kepada rangkaian PWM. RAngkaian ini akan mengubah nilai digital tadi menjadi nilai tegangan analog yang masuk ke motor DC. Kecepatan motor DC akan berubah dipengaruhi oleh tegangan yang masuk.

Inti dari pengubahan nilai digital ke analog adalah dengan mengubah-ubah nilai tegangan dalam 1 dutycycle. Dutycycle menyatakan fraksi waktu sinyal pada keadaan logika high pada satu siklus. Singkatnya, dalam 1 dutycycle diberi 2 nilai digital yaitu ‘1′ dan ‘0′. Jika perbandingan antar keduanya seimbang (1:1), maka akan diperoleh nilai dutycycle 50%, dengan kata lain keluaran dari rangaian PWM adalah tegangan analog dengan nilai 50% dari tegangan maksimumnya.

dutycycleContoh kasus:

misal tegangan maksimum yang diberikan 24V, diinginkan tegangan keluaran 6V. Bagaimana kita mengaturnya?

6/24 = 0.25, artinya diinginkan tegangan sebesar 25% dari tegangan maksimumnya. itu berarti harus dirancang PWM dengan dutycycle 25%. Cara mendapatkan nilai dutycycle 25% mudah, cukup dengan memberikan nilai tegangan 1 : tegangan 0 sebesar 1:4 dalam satu dutycycle.

PWM ini berguna jika diinginkan tegangan keluaran yang berubah-ubah dalam satu waktu, sehingga tegangan yang didapatkan akan lebih presisi, dan waktu perubahannya dapat diatur dengan mikro agar lebih mudah dan efisien.